Makan Bunga Melati, Apa Untung Ruginya?

bunga melati
Beberapa orang diketahui memiliki kebiasaan makan bunga melati. Hal itu sebenarnya tak salah, karena jenis bunga tersebut memang ada yang boleh dikonsumsi, bahkan bermanfaat. Misalnya saja melati yang kerap digunakan sebagai campuran teh agar jadi lebih wangi.
Sayangnya, banyak yang mengaitkan kebiasaan makan bunga melati dengan hal gaib. Kita bisa lihat contohnya dalam film horor yang dibintangi oleh mendiang Suzanna, bagaimana dirinya suka mengonsumsi bunga tersebut.
Padahal dari sisi kesehatan dan kecantikan, bunga melati memberi manfaat juga lho. Dilansir laman WebMD, ada obat penyakit hepatitis (hati) yang memakai melati sebagai salah satu bahannya.
Demikian pula obat sakit perut serta diare yang menggunakan melati sebagai salah satu bahan.
Karena aromanya yang wangi lembut, melati pun digunakan sebagai aromaterapi, sampai pada meningkatkan libido.
Disebutkan juga bahwa melati dapat membantu merelaksasi pasien yang sedang melakukan pengobatan kanker. Untuk bahan kosmetik, ekstrak melati sudah sejak lama dipakai pula dalam berbagai kegunaan.
Dari sisi kuliner, kembang melati tak hanya dipakai untuk mengharumkan teh. Ekstraknya juga digunakan untuk menambah wangi permen, kue, dan masakan lain.
Akan tetapi Anda perlu ketahui jenis bunga melati yang aman dikonsumsi dan yang tidak aman. Dilansir laman Hunker, ada 200 jenis bunga melati di dunia ini yang sifatnya sebagian bisa beracun, dan sebagian lagi tidak beracun.
Jika Anda menemukan melati dengan kelopak berwarna kuning, maka waspada karena itu jenis yang beracun. Tidak saja bunganya, madunya pun sangat beracun dan tidak dapat dikonsumsi.
Anda bisa mendeteksi apakah melati jenis tertentu aman dikonsumsi, dengan melihat adanya semut, lebah atau serangga lain yang ada di dalam bunganya.

Comments

Popular posts from this blog

Menguak Keajaiban Yogurt, Sehatkan Kulit Hingga Rambut